rss
email
twitter
facebook

Rabu, 04 September 2013

Pelajaran Moral dari Salah Pilih Jurusan



Anda mau tau Sensasinya dan feel 'Salah Pilih Pasangan Hidup' silahkan memaksakan diri masuk jurusan yang anda memaksakan diri untuk menyukainya dan mencoba selalu bertahan bahagia walau sebenarnya anda sangat tersakiti. Tetapi cukup memberikan moral untuk mengajarkan 'Kawin Kontrak' itu bagaimana mirisnya. (via Annette Xie)

2 Juli 2013 Impian Meraih Profesi


mka dri itu anda orng briman...mintalah kpda Tuhan  mka akan d brikan  yg terbaik ap yg mnjdi profesimu dan tekunilah itu......:)

"tidak peduli apapun yang terjadi, kita tidak boleh menyerah untuk meraih impian meskipun harus mengorbankan sesuatu yang sangat berarti bagi kita. Apakah layak jika kamu sudah berusaha dengan keras namun tiba-tiba kamu memilih menyerah dan pulang ke rumah? Pikirkanlah baik-baik perkataanku ini. impian tidak hanya tergantung dari Tuhan saja tetapi juga harus diiringi dengan kerja keras."

(via Rif'an Binar Nusantara)

Shouting is not Boasting to Lord

1 Juni 2013 5:32 PM

Berseru pada Tuhan, bukan untuk didengarkan olehNya, melainkan melepaskan "tekanan" yg menyesak dada manusia. Sebab cukup dengan berbisik Ia sudah dapat mendengarkan suaramu. (via Hamzah Oei)

Paniki / Kelelawar Santang


Paniki / Kelelawar Santang

Berikut Resep Masakan Paniki Santang Untuk porsi 5 orang
Bahan :
Paniki/ Kelelawar 2 ekor potong- potong ukuran sedang
20 Cabe/Rica tergantung selera sob.
1 buah Jahe/Goraka
3 butir Kemiri
10 siung Bawang Merah
4 Batang Bawang/daun bawang
2 helai daunPondang/ pandan
2 batang sereh
5 Daun Lemon
5 batang dan daun Balakama/kemangi
Santan kelapa secukupnya sekitar 1 parutan buah kelapa
4 buah Kunyit
Garam secukupnya
Lada secukupnya
Masako penyedap rasa

1. Bersihkan semua Bumbu dan daging Paniki/Kelelawar
2. Kemudian tumis bumbu Cabe, Jahe, Kemiri, Bawang Merah, Pondang, Kunyit.
3. Setelah itu taruh air dan daging Kelelawar kemudian ditutup tunggu sampai air mendidih dn daging kelelawar menjadi lembut.
4. Taruh Santan, tunggu sekitar 5 menit sambil diaduk kemudian taruh irisan batang bawang dan kemangi.

7 Mei 2013

Karena aku memikirkan perkara di dunia ini, aku hampir saja kehilangan nyawaku karena penyakit yang menyiksa tubuhku. Sekarang aku tahu bahwa hidup itu lebih berharga dibandingkan keinginan. Sekalipun harta melimpah, tetapi kehilangan nyawa sendiri. Apalah gunanya... Jangan korbankan hidup untuk mengejar hal. Tetapi pertahankan hidup anda dan korbankan hal2, sesuatu yang anda tahu tidak dapat membawa hidup kekal.

Tiada seorangpun tahu tentang penderitaan yang kualami selama ini, seorang pun tidak. Tetapi bapaku sendiri dan Bapa sorgawilah yang tahu tentang penyakit ini karena mereka tahu apa yang sedang anaknya rasakan.