rss
email
twitter
facebook

Sabtu, 13 Agustus 2011

Hipotesis Kemampuan Linguistik Orang-orang di Indonesia

Oleh : Annette Hoc
24 Maret 2011

Indonesia tidak sadar akan potensi personal linguistik mereka, amat disayangkan memang dari sekian jumlah populasi penduduk mereka tidak menyadari akan hal ini. Fakta ini baru saya sadari setelah menonton beberapa episode acara lawak di beberapa stasiun televisi nasional. Kita bisa melihat bagaimana pelawak-pelawak Indonesia dengan kemampuan mereka yang pas-pasan mereka sepertinya memiliki kemampuan untuk meyakinkan penonton ketika mereka berakting dalam bahasa asing yang seringkali asal-asalan untuk sekedar lucu-lucuan saja. Pikiran saya terhenti sampai pada hal itu... Mencoba merenungkan akan hal itu sejenak.

Benar juga, orang Indonesia pintar meniru bahasa asing. Coba kita liat fakta di lapangan. Jumlah orang indonesia yang menguasai bahasa asing Negara lain, persentasenya jauh lebih banyak daripada orang asing yang menguasai bahasa Indonesia. (Jika riset ini memang benar terbukti, akan tetapi hal ini baru bersifat hipotesis saya sementara. Jika ada kekeliruan mohon maaf.)

Khalayak umum harus lebih secara kritis untuk menyikapi dan menanggapi akan hal ini. Bukankah hal ini diperlukan dalam era globalisasi seperti sekarang ini. Namun sekali lagi SDM yang berpotensi seperti ini tidak dimanfatkan. Fakta ini hanya berakhir di pembicaraan gagasan pribadi penulis saja.

 

Tulang Rusukmu Itu Aku...



Aku adalah tulang rusuk yang telah Tuhan berikan kepada engkau, maka aku mengasihimu

Apa adanya yang pada dirimu, ada pada diriku

Sebab kita bukan lagi Dua, melainkan Satu

Meski tubuh, jiwa, dan roh kita berbeda

Kau harus tahu aku adalah bagian tubuhmu yang pernah hilang bertahun-tahun dari hidupmu.....

Tetapi mengapa kau tak menyadarinya....

Bahwa aku ini adalah tulang rusuk yang dulu pernah terpasang di tubuhmu

Tuhan tolonglah...
Bukakan mata hatinya...
Karena aku adalah bagian dari dirinya, maka aku mengasihinya...

Semua itu hanya karena Anugerahmu...

Taakan ada waktu


Taakan ada waktu
Tuk menantimu
Walau ku harap engkau kembali

Engkau yang selalu kunantikan
selalu kurindukan
Walau Tak ada kesempatan kembali

Kaulah Cinta sejatiku
Tapi mengapa kau tinggalkanku

Kini dia bersamamu

Namun sejujurnya hatiku

Masih denganmu

Van Naukoko Deepest Heart



Joan.. apa kau masih mengingatku..... yah... hanya namaku. sebuah nama kesayangan yang dihadiahkan kepadaku, Pano. Sebenarnya aku tidak menyukai nama pemberiannmu. Tetapi, karena kau yang memberi nama itu kepadaku. Aku hanya bisa mengiyakan saja.

Aku masih ingat bagaimana caramu tertawa, tersenyum dan memandangku. Tetapi satu hal yang tidak kau sadari kalau aku telah jatuh cinta kepadamu. Tapi cuma itu... malah kau tidak menganggapku berati apa-apa bagimu seperti angin lalu. bukankah kau menganggapku sama seperti seorang kakakmu. Tetapi kau tetaptak mau tahu aku mencintaimu sedari dulu.

Saat gadis itu mencampakkkan diriku. Cuma kau satu-satunya yang membawa keceriaan baru dalam hatiku. Namun harapan itu pupus sudah. Saat kutahu kau telah memilih orang lain sebelum aku. Hatiku kecewa, tetapi ku tak bisa berbuat apa. Hatimu bukan untukku, tetapi dirku tetap mencintaimu walau kau sudah bersamanya. Joan, kau akan selalu menjadi kenangan dalam hatiku 

Jumat, 10 Juni 2011

Kamu Bukan Untukku-Ankoaneta (Re-arransement Rossa-Aku Bukanlah Untukmu) by Annette

by Annette Xie Spf on Wednesday, May 11, 2011 at 5:08pm
Dahulu ku mencintaimu, dahulu kau menginginkanku
Meskipun tak ada jawab darimu
Tak berhenti kupikirkan kamu


Sekarang ku pergi menjauh,
Sekarang ku tinggalkan kamu
Di saat kau mulai mengharapkanku
Dan kuucap,
Tiada maaf bagimu

Reff :
Aku menyesal telah membuatmu menangis dan ku harus memilih dirinya
Tapi jangan pernah kau dustai takdirmu, pasti itu terburuk untukmu
Janganlah lagi kau mengajakku selingkuh
Aku bukanlah istrimu
Meski kau memohon dan meminta hatiku. Jangan harap ku mau dengamu, tuk selamanya